Selasa, 11 Desember 2012

The War is begin #1

Author : Tencii
Cast : Anya, Nino


Semenjak pertemuan di lapangan basket kemarin, hubungan Anya dan nino bukannya semakin membaik, malah semakin rumit. Sikap gengsi dan tidak mau kalah satu sama lain membuat mereka semakin terlihat bermusuhan. Sebenarnya mereka tidak bermusuhan, tapi karena dua sifat keras mereka berdua tadi itulah yang membuat mereka terlihat seperti itu. Seakan mereka sedang berlomba dan tak mau kalah satu sama lainnya. Namun, seiring dengan keadaan yang seperti itu dan semakin mereka berusaha untuk tidak saling berhubungan, semakin banyak saja hal- hal yang tidak sengaja membuat mereka bersama.

Pagi ini kelas sudah dimulai. Pelajaran biologi pun sudah dimulai. Semua siswa sudah siap menerima pelajaran. Anya dan sahabatnya Vina kali ini disuruh mengambil buku tugas mereka dikantor guru. Namun salah satu anggota kelas ini belum juga datang. Nino. Ya, dia terlambat. Karena ia bangun kesiangan lah makanya ia terlambat pagi ini. Dan disaat Anya dan Vina kembali ke kelas setelah dari kantor, ia pun melihat Nino yang sudah berdiri di depan kelas dengan kedua tangan di telinganya. Dan peperangan pun dimulai..

Anya : Oo.. kenapa dia berdiri di depan kelas?

Vina : dia terlambat, Anya. Apalagi alasan seseorang berdiri didepan kelas kalau tidak karena terlambat. Ckck... *lirik Anya*

Anya : waahh…*senyum evil* hahahaha… kenak kau… tunggu pembalasanku… Selamat anda terlambat, berdiri yang baik disini yaa… *lirik Nino, berbisik pelan ketika berjalan didepannya, senyum evil*

Nino : aaiisshh.. apa-apaan dia?*liat Anya* mau perang hah?? Ok. The war is begin, Anya.

Setelah membagikan buku tugas pada semua temannya, Anya kembali duduk di kursinya, sekilas ia melihat Nino yang berdiri dengan muka cemberut. Pelajaran pun berlanjut. Sekitar satu jam pelajaran berlangsung, sejenak pun dihentikan. Guru membiarkan para muridnya untuk mencatat penjelasannya di papan tulis tadi. Setelah itu sang guru  menyuruh salah satu muridnya untuk menghapus papan tulis tadi.

Guru : Sudah siap dicatat? Sekarang hapus dulu papan tulisnya, siapa yang bersedia?

Anya : bagaimana jika yang sudah berdiri didepan itu yang menghapus papan buk??*senyum evil, lirik Nino*

Nino :...* liat tajam ke Anya*

Guru : ah, itu sepertinya lebih baik. Nino, mau kan kamu membantu saya menghapus papan tulis ini? Setelah itu baru kamu boleh duduk dikursimu.

Nino : hhmm.. baik, buk.*berjalan, lalu menghapus papan tulis*

~~setelah menghapus papan tulis, Nino kembali ketempat duduknya, dan ia sengaja melewati meja nya Anya~~

BRAKK *Nino sengaja menendang kaki meja Anya, dan sontak membuat Anya terkejut*

Anya : YA NINO! Apa yang kau lakukan?

Guru : Nino, kenapa kamu nendang meja nya Anya?

Nino : maaf buk, saya tidak sengaja*senyum, lalu liat tajam ke Anya*

Anya :*liat Nino yang udah duduk dikursinya, dan ternyata Nino masih melihatnya dengan tatapan “mau-apa-kau?” aaaiisshh, benar- benar ngajak perang sepertinya dia.. hah…

Begitulah kejadian pagi itu terjadi. Meski semua orang berfikir tidak terjadi apa- apa, tapi diantara Anya dan Nino telah terjadi sesuatu pagi itu. Suasana panas diantara mereka telah terjadi. Dan perang dingin mereka pun dimulai…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar