Author
: Tencii
Cast
: Lee Hyuk Jae, Kim Yan
Hari ini Yan dan Hyuk kembali bertemu. Seperti yang diketahui Yan lah yang
mengatur keadaanya menjadi seperti ini. Dan skenario
hari ini akan dilakukan di pantai. Sepulang dari kerja mereka akan ke pantai
untuk jalan- jalan sekedar melepas penat seharian bekerja.
Ddrrttt.. Ddrrtt..
“Kau sudah pulang kerja? Jadikan kita
kepantai? Sekarang aku jemput ke
tempatmu.."
Itulah bunyi sms yang diterima Yan dari
Hyuk sore ini. Ia sudah berada di depan kantor advertising, dimana Hyuk
mengetahui ia bekerja disana. Sekitar 10 menit menunggu, Hyuk datang dengan
mobil hitamnya. Ia berhenti tepat didepan Yan berdiri. Dan tanpa menunggu lagi,
Yan pun langsung masuk ke dalam mobil.
Di mobil...
Hyuk : Lama menunggu?
Yan : ah ani.. aku baru saja keluar
ketika kau sms.. sekarang kita langsung kepantai?
Hyuk : Ya.. hmm apa kau mau ketempat lain dulu?
Yan : ah ani.. langsung kepantai saja..
aku sudah tidak sabar untuk mendengar deburan ombak disana *senyum*
Hyuk : oohh.. kajja ! *senyum*
Dan Hyuk melajukan mobilnya menuju
pantai yang dituju. Hyuk sangat lihai dalam mengendarai mobil. Ia mengendarai
mobil dengan kecepatan tinggi namun tanpa goyang sedikit pun. Jadi, Yan sangat
nyaman jika berada di dalam mobil Hyuk.
Sesampainya dipantai..
Setelah memarkirkan mobilnya, mereka
langsung berjalan menuju tepi pantai. Yan yang disini berpura- pura sangat
menyukai pantai, berjalan terlebih dahulu dan Hyuk berjalan di belakangnya.
Jarak mereka sekitar 10 meter. Ketika Yan berjalan dan seketika melihat
kebelakang, ia berpura- pura
terkejut ketika seseorang berajalan dibelakang Hyuk sambil membawa dua papan
seluncur yang besar dan hampir menabrak Hyuk. Seketika itu dengan sangat cepat,
Yan langsung berlari ke arah Hyuk, meraih tangan Hyuk, menariknya, memeluknya,
lalu berpindah tempat secara cepat. Bahkan saking cepatnya, orang- orang yang
berada disekitar pantai tidak mengetahui peristiwa itu. Dan mereka tidak
mengetahui bahwa dalam beberapa detik tadi, Yan telah berubah menjadi iblis cantik dengan
sangat sempurna. Dan yang melihat itu dengan sangat jelas adalah Hyuk. Ia
melihat dengan sangat jelas kepakan sayap putih Yan dengan sempurna. Ia melihat
dengan sangat jelas Yan terbang ke arahnya dan menariknya. Dalam beberapa detik
yang sangat cepat tadi, wajah Hyuk dan Yan berada di posisi yang sangat dekat.
Kurang dari 5cm. Dan Hyuk dengan sangat jelas melihat wajah cantik Yan dan
merasakan hambusan nafasnya. Ia melihat Yan tersenyum padanya. Menunjukkan
sikap angkuh iblisnya. Dan disini Hyuk benar- benar terkejut. Namun ia tidak
bisa berkata apa- apa. Terasa ada yang mengunci mulutnya untuk menanyakan hal
itu pada Yan. Yang pada akhirnya, ia hanya bisa terpaku sesaat.
Yan : kau tidak apa- apa? Hyuk, kau
tidak apa- apa? *cemas*
Hyuk : ahh ani, aku tidak apa- apa,
gomawo... *natap Yan*
Yan : hmm... *angguk- angguk*
Hyuk : hmm.. Yan, tadi itu apa benar kau
yang menyelamatkanku? Cepat sekali kau berlari?
Yan : ha.. ya aku yang menyelamatkanmu..
hiiihiihihii *senyum* aku memang cepat dalam hal lari, hmm.. jelekkah aku jika
sedang begitu?
Hyuk : ahh ani, hanya aku kagum saja
melihat kau begitu.. jarang sekali ada wanita cantik sepertimu bisa melakukan
itu...
Yan : hehehehee.. itu sudah kebiasaanku
dari kecil *senyum* ya sudah, lupakan saja, aku malu membicarakan itu terus. Ayo kita bermain air..
kajja ! *lari ke tepi pantai*
Hyuk : ..... *ngikutin dari belakang*
Dan mereka pun bermain air. Tampak sudah seperti sepasang kekasih jika mereka
melakukan hal itu. Hyuk yang sudah sangat menyukai Yan, sangat memanfaatkan
waktunya ini. Walau ia harus menyembunyikan identitasnya di khalayak ramai
begini. Ia pun tidak menyangka bahwa ia akan sangat berani untuk berada disini.
Hah.. ya, ini hanya karena satu alasan. Kim Yan. Ia rasa ia sudah benar- benar
jatuh cinta dengan gadis cantik ini. Sudah sangat tergila- gila sampai ia mau
melakukan hal yang bisa sangat merepotkan dirinya bahkan orang lain jika ada
yang mengetahui dirinya berada di pantai seperti ini.
Sekitar satu jam lebih
mereka bermain dipantai, dan hari pun sudah petang, akhirnya mereka memutuskan
untuk kembali pulang. Didalam mobil tidak ada yang memulai pembicaraan. Hening.
Mereka sibuk dengan pikirannya masing- masing. Hyuk yang sudah mantap untuk
menyatakan cintanya pada Yan pun hanya bisa diam dan berusaha untuk
menghilagkan kegugupannya. Sementara Yan yang
sudah sangat tau hal apa yang terjadi selanjutnya hanya bisa tersenyum sekilas.
Ia tidak bisa membayangkan betapa bahagianya dirinya bahwa sebentar lagi misi
memuakkan ini akan berakhir dengan sangat sempurna. Ya, Hyuk akan jatuh hati
padanya.
Di depan apartemen Yan…
Yan : aku masuk ne.. gomawo
untuk hari ini, Hyuk-ah. Aku sangat senang bisa ke pantai denganmu *senyum*
Hyuk : sama- sama. Aku akan
melakukan apapun untukmu asal itu bisa membuatmu senang. Gomawo juga untuk hari
ini.
Yan : eh? Ahhahahhaahha…
ada-ada saja kau ini Hyuk. Kalimatmu itu, gombal.
Hyuk : hehehheeh… *garuk
kepalanya yang gak gatal* Kim Yan, boleh aku mengatakan sesuatu?
Yan : eh, boleh.. ada apa??
Hyuk : Yan-ah, saranghaeyo. Aku sudah menyukaimu
semenjak kita pertama bertemu. Aku tidak tau kenapa, tapi aku sungguh
menyukaimu. Maukah kau menjadi yaeojachingu ku?
Yan : eh? Kenapa kau bisa
menyukaiku? Apa ini tidak terlalu cepat Hyuk-ah? Apa kau yakin ini tidak akan
diketahui oleh orang lain, terutama fans mu??
Hyuk : aku tidak tau kenapa
alasannya, tapi sejak pertama bertemu, entah mengapa aku selalu memikirkanmu.
Terutama setelah kita bertemu untuk kedua kalinya di halte itu. Aku semakin
menyukaimu. Tidak, ini tidak terlalu cepat. Bahkan ini terlalu lambat bagiku
jika tidak cepat- cepat memilikimu. Hhmm.. untuk hal itu, aku sangat yakin ini
tidak akan diketahui yang lain, asal kau dan aku tetap menjaga rahasia besar
ini.. bagaimana?? *senyum*
Yan : ciiss, Hyuk-ah.. kau
pandai sekali membuat seorang wanita meleleh karena omonganmu itu. Hhmm…
baiklah, aku percaya dengan omonganmu itu. Tidak baik juga kan kita menolak
orang yang juga menyukai kita? *senyum*
Hyuk : ha? Jadi kau juga
menyukaiku? Hahahahhaa.. gomawo Yan-ah, jeongmal gomawo *senyum, narik Yan
kepelukannya* Gomawo. Saranghaeyo, nado saranghaeyo.
Yan : ne. Gomawo juga sudah
menyukaiku Hyuk-ah. Hhmm.. kau baru saja menjadi namjachingu ku tapi sudah
berani memelukku. Aaiisshh… *senyum*
Hyuk : hahahhaha… ini
sebagai tanda kalau kita sudah berpacaran.
Yan : Hyuk, apa benar dengan
yang kau bilang tadi kalau hal ini tidak akan diketahui khalayak terutama
fansmu?
Hyuk : ne. Kau percayakan
saja hal itu padaku. Asal kau juga tidak mengatakannya pada siapapun. Hhmm..
tapi bolehkah aku bilang hal ini kepada member yang lain? Jadi jika kau sedang
dengan kami, mereka tidak ada yang berani merayumu karena kau sudah jadi
pacarku. Otthoke??
Yan : aaiisshh, kau ini.
Baiklah, terserahmu saja. Hhhmm.. hyuk, lepaskan pelukanmu, aku sesak nafas,
kau mau membuatku mati ha??
Hyuk : hehehhehe… mianhe. Baiklah, masuklah kedalam, aku akan
pulang ke dorm. Tidur yang nyenyak ya, chagiya..
Yan : aaiihh, kau ini. Ne,
kau hati- hati dijalan ya. Jangan lupa sms jika sudah di dorm.
Hyuk : ne. Selamat tidur,
mimpikan aku, chagiya… *cium kening Yan sekilas, lalu berlalu pergi*
Yan : YA! Lee Hyuk Jae, kau
ini… *senyum*
Hyuk pun menghilang dibalik
pintu lift disaat Yan melihatnya. Dengan senyum smirk khas iblisnya, Yan dalam
sekejap merubah dirinya menjadi iblis cantik nan angkuh. Kepakan sayap putih
itu pun terkembang dengan sangat tegas. Dan dalam sekejap ia telah menghilang
dari tempatnya berdiri tadi. Dan akhirnya sebentar lagi misi ini berhasil. Ia
sudah berhasil membuat Hyuk jatuh cinta padanya. Dan tinggal satu langkah lagi,
yaitu menghancurkannya. Yah, menghancurkannya.
Dan sekarang ia sudah berada
di dorm tempat Super Junior menginap. Ia sudah berdiri di sudut ruangan itu,
memperhatikan Hyuk yang baru saja pulang dan tentunya dengan wajah yang sangat
senang. Namun dikarenakan ia sudah sangat lelah hari ini, ia pun langsung saja
menuju kamarnya untuk langsung beristirahat. Sementara besok pagi ia harus
menceritakan kisah cintanya yang bahagia ini pada seluruh penghuni dorm. Dan
Yan, malam ini akan mengambil seluruh memori tentang dirinya dari ingatan semua
member Super Junior terutama Donghae. Karena Donghae lah yang paling tahu
ceritanya dengan Hyuk. Dan kurang dari setengah jam, ia sudah selesai
melakukannya. Dan ia sangat tau kalau besok Hyuk bercerita, tidak ada satu pun
yang mengerti tentang yang dikatakan Hyuk. Dan Hyuk akan hancur perlahan karena
hal ini, sementara ia pun akan menghilang dari Hyuk untuk selamanya.
-TBC-
Chaaa.. ini kelanjutannya dan masih ada lagi kelanjutannya lagi ^^
jangan lupa tinggalkan jejak, alias comment yaa ^^
Gomawo ^^
Chaaa.. ini kelanjutannya dan masih ada lagi kelanjutannya lagi ^^
jangan lupa tinggalkan jejak, alias comment yaa ^^
Gomawo ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar